Perbandingan Metode Ekstraksi Natrium Alginat: Metode Konvensional dan Microwave Assisted Extraction (MAE)

  • Amran Amir Program studi pendidikan biologi STKIP Bima
  • Agrippina Wiraningtyas
  • Ruslan Ruslan
  • Nurfidianty Annafi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan metode microwave assisted extraction (MAE) dengan metode konvensional dalam ekstraksi natrium alginat dari rumput laut Sargassum sp. dan melakukan analisis sifat fisik dan sifat kimia natrium alginat hasil ekstraksi. Rumput laut Sargassum sp. yang digunakan pada penelitian ini diambil dari perairan Teluk Bima. Produk natrium alginat yang dihasilkan selanjutnya dikarakterisasi sifat fisik dan sifat kimia. Analisis sifat fisik meliputi rendemen, kecerahan dan viskositas, sedangkan analisis sifat kimia meliputi kadar air, kadar abu dan analisis struktur. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa penggunaan metode MAE dapat mempercepat proses ekstraksi dibandingkan metode konvensional. Selain itu rendemen natrium alginat yang dihasilkan pada metode MAE lebih tinggi dari metode konvensional. Ekstraksi dengan metode MAE selama 16 menit diperoleh rendemen sebesar 37,13% sedangkan ekstraksi dengan metode konvensional selama 1 jam diperoleh rendemen sebesar 19,25%. Sifat fisik dan sifat kimia natrium alginat hasil ekstraksi dengan metode MAE diperoleh kadar air 14,43%,  kadar abu 14,63%, kecerahan 78,62 dan viskositas 95,00 cps. Sedangkan metode konvensional diperoleh kadar air 15,32%,  kadar abu 31,48%, kecerahan 78,75 dan viskositas 5,50 cps.

Kata kunci : natrium alginat, sifat fisik dan sifat kimia, metode MAE dan metode konvensional.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2016-11-22