https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/issue/feed EduFisika 2018-05-02T00:27:00+07:00 Haerul Patoni haerul.pathoni@gmail.com Open Journal Systems <p>Edufisika&nbsp;Journal&nbsp;is a forum for communicating scientific advances in the field of physics and education physics. The journal reports significant new findings related to physics and education physics, including: learning media development, learning methods development, learning methods implementation and several application of physics.&nbsp;</p> <p>Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia&nbsp;publishes comprehensive research articles and invited reviews by leading expert in the field. Papers will be selected that high scientific merit, impart important new knowledge, and are of high interest to physics and education physics community.&nbsp;</p> <p>Edufisika&nbsp;Journal is firstly published in 2016 and periodically published twice per year. &nbsp; &nbsp;</p> https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/article/view/3877 Pengembangan Modul Elektronik Menggunakan 3D PageFlip Professional Materi Atom Hidrogen Pada Mata Kuliah Fisika Kuantum 2017-10-20T19:31:05+07:00 Rita Yuli Yanti ritayuliyanti1995@gmail.com <p>Tujuan penelitian ini adalah pengembangan modul elektronik menggunakan <em>3D PageFlip Professional</em> materi Atom Hidrogen pada mata kuliah Fisika Kuantum serta mengetahui persepsi mahasiswa terhadap modul elektronik yang dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode <em>Research and Development</em> (R&amp;D) dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi <em>analyze</em>, <em>design</em>, <em>development</em>, dan <em>evalua</em><em>t</em><em>i</em><em>on</em>. Pada penelitian ini, peneliti hanya melakukan tahapan ADDIE sampai ke tahap <em>development.</em> Subjek uji coba pada penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Fisika Reguler angkatan 2014 Universitas Jambi. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah angket analisis kebutuhan, angket validasi tim ahli dan angket persepsi mahasiswa. Teknis analisis data untuk skor angket analisis kebutuhan, angket validasi tim ahli dan angket persepsi mahasiswa dilakukan dengan&nbsp; statistik deskripsif (mean ideal, stadar deviasi ideal dan skor aktual). Sedangkan analisis data untuk saran validator dilakukan secara deskriptif kualitatif (reduksi data, penyajian data dan verifikasi). Hasil penelitian ini adalah modul elektronik yang dikembangkan dan telah melalui proses validasi serta dinyatakan layak untuk diuji cobakan. Spesifikasi modul elektronik ini terdiri dari tiga kegiatan pembelajaran yaitu persamaan Schrodinger koordinat bola, momentum sudut orbital dan rotasi serta efek Zeeman. Setiap kegiatan pembelajaran terdiri dari tujuan pembelajaran, indikator pembelajaran, uraian materi, rangkuman, contoh soal, latihan soal, tes formatif, refleksi diri dan simulasi serta video. Keunggulan dari modul elektronik yaitu terdapat tes formatif dan refleksi diri yang dapat dikerjakan secara mandiri baik <em>online</em> atau <em>offline </em>pada setiap kegiatan pembelajaran, rumus yang terdapat pada setiap kegiatan pembelajaran dijelaskan secara terperinci dan&nbsp; terdapat video, simulasi serta animasi yang mampu menjelaskan materi yang abstrak. Kelemahan dari modul elektronik ini yaitu terbatasnya contoh soal, karena hanya terdapat dua contoh soal pada setiap&nbsp; kegiatan pembelajaran dan masih terbatasnya simulasi yang hanya terdapat pada materi persamaan Schrodinger koordinat bola. Hasil dari validasi ahli menyatakan bahwa modul elektronik telah valid dan layak untuk diuji cobakan. Uji coba terhadap data persepsi mahasiswa bertujuan untuk memperoleh penilaian terhadap modul elektronik yang terdiri dari 3 aspek yaitu tampilan modul elektronik, penyajian materi, dan kebermanfataan modul elektronik. Hasil analisis persepsi mahasiswa pada aspek tampilan modul elektronik yaitu 80 (Baik), aspek penyajian materi adalah sebesar 84 (Amat Baik) dan aspek kebermanfaatan modul adalah sebesar 83,5 (Amat Baik). Berdasarkan hasil ini, maka modul elektronik sangat layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.</p> <p>&nbsp;</p> <p>Kata Kunci<strong>:</strong>Modul elektronik, <em>3D PageFlip&nbsp; Professional</em>, Atom Hidrogen, Fisika Kuantum</p> 2017-10-20T19:31:05+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/article/view/3945 Faktor-Faktor Yang Mendorong Siswa MIA SMAN Mengikuti Bimbingan Belajar Luar Sekolah Di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi 2017-10-20T20:19:14+07:00 Alwan Alwan alwangreen@yahoo.co.id <p>Tujuan penelitian dilaksanakan adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mendorong siswa MIA SMA Negeri mengikuti bimbingan belajar luar Sekolah di Kecamatan Telanaipura Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif dengan pendekatan Kuantitatif. Populasi penelitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII jurusan MIA pada SMAN 1 Kota Jambi, SMAN 5 Kota Jambi dan SMAN 10 Kota Jambi dengan jumlah 592 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu <em>Disproportionate Stratified Random Sampling </em>dengan ukuran 35% dari populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan skala <em>likert</em>. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Faktor-faktor yang mendorong siswa mengikuti bimbingan belajar luar sekolah ada 4 yaitu subjektif, lembaga, sekolah dan keluarga. Faktor subjektif adalah merasa penguasaan kompetensi belajar kurang dari standar kelulusan, ingin mendapat nilai lebih bagus dan ingin masuk perguruan tinggi favorit. Faktor lembaga adalah paket belajar sesuai kebutuhan, jaminan pasca pembelajaran, literatur yang memadai dan kredibilitas lembaga yang baik. Faktor sekolah adalah dorongan guru, waktu belajar di sekolah terbatas, ajakan teman sekolah dan sarana prasarana belajar kurang memadai. Dan faktor keluarga adalah kemampuan finansial, tidak bisa belajar di rumah dengan baik, waktu belajar di rumah kurang dan dorongan orang tua. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang mendorong siswa mengikuti bimbingan belajar luar sekolah yaitu subjektif 4,19 dalam kriteria setuju, lembaga 3,55 dalam kriteria setuju, sekolah 3,14 dalam kriteria ragu-ragu dan keluarga 3,13 dalam kriteria ragu-ragu.</p> 2017-10-20T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/article/view/4041 Pengembangan Modul Elektronik Berbasis 3D Pageflip Professional pada Materi Konsep Dasar Fisika Inti dan Struktur Inti Mata Kuliah Fisika Atom dan Inti 2017-10-20T20:15:16+07:00 Wulan Sari wulan1069@gmail.com <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan dan mengetahui persepsi mahasiswa terhadap pengembangan modul elektronik fisika inti berbasis <em>3D Pageflip Professional</em>. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan ADDIE. Penelitian ini melalui tahap analisis, perancangan, pengembangan dan evaluasi tahap I. Instrumen yang digunakan adalah angket validasi materi dan media serta angket persepsi mahasiswa. Teknik analisis data yang berupa saran dari validator dilakukan secara deskriptif kualitatif. Sedangkan skor angket validasi dan angket persepsi mahasiswa dilakukan secara statistik deskriptif (mean, standar deviasi, skor aktual). Modul elektronik yang telah selesai dikembangkan memiliki format <em>.</em>exe yang dapat dijalankan pada PC/laptop. Modul elektronik ini juga dilengkapi dengan uraian materi, animasi, video, contoh soal, lembar jawaban, dan soal tes formatif akhir. Modul elektronik ini telah divalidasi dan dinyatakan valid dengan skor ahli materi sebesar 52 dan skor validasi ahli media sebesar 74,7 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Selanjutnya, skor hasil persepsi mahasiswa terhadap modul elektronik yaitu 74,67 dan dikategorikan sangat baik. Keunggulan dari modul elektronik ini yaitu bahasa yang digunakan mudah dimengerti,video yang ditampilkan berbentuk tiga dimensi, terdapat lembar jawaban tersendiri untuk menjawab soal latihan dan kesimpulan, dapat digunakan untuk pembelajaran jarak jauh, dan tes formatif akhir dapat langsung melihat skor yang diperoleh mahasiswa. Adapun kekurangannya yaitu tidak terdapat simulasi, belum berbasis model pembelajaran, serta belum bisa dijalankan pada <em>smartphone</em>. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul elektronik fisika inti berbasis <em>3D Pageflip Professional</em> layak digunakan sebagai salah satu bahan pembelajaran.</p> <p><strong>Kata Kunci:</strong>&nbsp; modul elektronik, fisika inti</p> 2017-10-20T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/article/view/3939 Desain Pengemasan Test Diagnostik Miskonsepsi Berbasis CBT (Computer Based Test) 2017-10-20T20:38:06+07:00 Wiricha Annisak wirichaannisak8@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tes diagnostik miskonsepsi dengan CRI (<em>Certainty Of Response Index</em>) berbasis CBT (<em>Computer Based Test</em>) pada materi Listrik Dinamis untuk jenjang SMA. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>). Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan tes diagnostik (Rachmadi 2008). Model pengembangan pada penelitian ini meliputi: (1) Tahap penentuan tujuan tes, (2) Tahap penyusunan kisi-kisi tes, (3) Tahap penulisan butir soal, (4) Tahap penelaahan soal (review) dan revisi soal, (5) uji coba soal, (6) Analisis dan interpretasi<strong>,</strong> (7) Tahap perakitan soal menjadi perangkat tes dalam CBT. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Adhyaksa 1 Kota Jambi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket validasi ahli media CBT dan ahli materi berupa data kualitatif dan data kuantitatif didapat dari uji empirik berupa validitas soal, daya beda soal, tingkat kesukaran dan reliabelitas soal. Spesifikasi produk yang dihasilkan berupa <em>web server local </em>yakni sebuah <em>software </em>yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien dikenal dengan nama<em> web browser</em> (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web. Web server ini disusun menggunakan software Wampserver dan Sublimetext sebagai text editor. Web ini didalamnya berisi soal tes diagnostik dengan CRI. Tes diagnostik yang dikembangkan&nbsp; sebanyak 30 soal berbentuk pilihan ganda. Hasil validasi ahli materi dan ahli media menyatakan instrument ini valid. Hasil uji coba empirik menunjukkan sebanyak 25 soal tes diagnostik yang valid, memiliki tingkat kesukaran dan daya beda cukup sampai baik. Reabilitas soal yaitu sebesar 0,893 kategori sangat tinggi. Panjang tes (durasi mengerjakan) 60 menit. Instrument ini dapat digunakan secara offline maupun online. Keunggulan dari produk ini adalah terdapat pembahasan jawaban dari soal-soal sehingga memungkinkan untuk belajar lagi serta hasil dari tes diagnostik miskonsepsi yang dilakukan dapat lansung dicetak. Instrumen ini bisa digunakan secara luas oleh umum dan meminimalkan waktu yang digunakan untuk mengidentifikasi miskonsepsi. Kekurangan dari produk ini adalah tidak adanya latihan awal atau pengantar untuk melakukan uji miskonsepsi seperti soal. Produk akhir disimpulkan layak digunakan sebagai instrument untuk mengidentifikasi miskonsepsi.</p> <p>&nbsp;Kata Kunci <strong>: </strong>Miskonsepsi, CRI <em>(Certainty of Response Index)</em>, <em>CBT.</em></p> <p><strong>&nbsp;</strong></p> <p><strong><br> </strong></p> 2017-10-20T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/article/view/4042 PENGEMBANGAN MULTIMEDIA FISIKA BERBASIS MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DENGAN MENGGUNAKAN ADOBE FLASH CS6 PADA MATERI FLUIDA DINAMIS UNTUK SISWA SMA KELAS XI 2017-10-20T20:42:52+07:00 Deby Claudia Masyithah debyclaudia1@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan multimedia fisika berbasis model pembelajaran inkuiri terbimbing materi fluida dinamis untuk SMA kelas XI yang valid dan layak digunakan dan untuk mengetahui persepsi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>) yang menggunakan model pengembangan ADDIE (<em>Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation</em>). Penelitian ini hanya sampai pada tahapan <em>Develop</em><em>ment</em><em>.</em> Adapun tahap pengembangan pada penelitian ini terdiri dari validasi permasalahan, menemukan tujuan instruksional, menganalisis siswa, mengidentifikasi sumber yang tersedia, menemukan sistem yang berpotensi, menyusun rencana pengembangan, melakukan inventarisasi tugas, menyusun tampilan objek, strategi pengujian, menghitung investasi, menghasilkan konten, memilih atau mengembangkan media yang mendukung, mengembangkan media untuk siswa, menyusun revisi berkala. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA 4&nbsp; SMAN 1 Kuala Tungkal. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini berupa lembar validasi ahli dan angket persepsi siswa. Data hasil validasi dan data hasil persepsi siswa dianalisis dengan cara deskriptif kuantitatif menggunakan persentase sub variabel dengan pengkategorian. Hasil penelitian ini adalah multimedia fisika berbasis model pembelajaran inkuiri terbimbing. Spesifikasi produk yang terdapat pada multimedia ini yaitu format dari program <em>swf </em>dan <em>exe</em>, produk dalam bentuk CD yang di dalamnya terdapat teks, gambar, video, animasi dan simulasi. Setelah dilakukan validasi maka dinyatakan valid dan layak digunakan. Hasil uji persepsi siswa terhadap aspek pendidikan 86% (sangat baik), aspek tampilan program 86% (sangat baik), dan aspek kualitas teknis 85,33% (sangat baik). Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa multimedia fisika berbasis model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi fluida dinamis untuk SMA kelas XI valid dan layak digunakan. Untuk melihat keefektifan dari multimedia yang telah dikembangkan, diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan uji coba penggunaan multimedia di kelas.</p> <p>&nbsp;<strong>Kata Kunci: </strong>Media Pembelajaran, Inkuiri Terbimbing, Fluida Dinamis</p> 2017-10-20T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/article/view/4044 PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS INKUIRI TERBIMBING PADA MATERI RANGKAIAN ARUS SEARAH UNTUK KELAS XII SMA 2018-05-02T00:27:00+07:00 Putri Ella Novita Sari putriella512@gmail.com Nehru - nehru@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis inkuiri terbimbing pada materi rangkaian aru searah untuk kelas XII SMA yang valid dan layak digunakan dan untuk mengetahui persepsi siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (<em>Research and Development</em>) yang menggunakan model pengembangan ADDIE (<em>Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate</em>). Penelitian ini hanya sampai pada tahap <em>Develop</em>. Adapun tahap pengembangan pada penelitian ini terdiri dari memvalidasi kesenjangan, menentukan tujuan instruksional, menganalisis pembelajaran, mengidentifikasi sumber daya yang tersedia, rencana kerja, membuat hal yang dibutuhkan, menyusun pelaksanaan atau pengembangan, menghasilkan strategi pengujian, tahap uji coba dan revisi. Subjek uji coba pada penelitian ini adalah siswa kelas XII MIPA SMAN 10 Kota Jambi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data pada penelitian ini berupa lembar validasi ahli dan angket persepsi siswa. Data hasil validasi dianalisis secara deskriptif (reduksi data, penyajian data dan verifikasi) dan data hasil persepsi siswa dianalisis secara statistik deskriptif (mean, simpangan deviasi ideal, dan skor aktual). Hasil penelitian ini adalah lembar kerja siswa (LKS) berbasis inkuiri terbimbing. Spesifikasi yang terdapat pada LKS yaitu dibuat sesuai kurikulum 2013, kegiatan pembelajaran sesuai dengan model inkuiri terbimbing, setiap kegiatan praktikum terdapat gambar rangkaian secara teori dan praktek, terdapat kolom penilaian pada akhir sub materi dan soal pada latihan mandiri diadobsi dari soal-soal UN. Adapun keunggulan yang terdapat pada LKS yaitu kegiatan pembelajaran pada LKS dibuat berdasarkan model inkuiri terbimbing dan setiap awal sub materi diberikan wacana yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Hasil validasi ahli menyatakan bahwa materi yang terdapat dalam LKS sudah sesuai silabus, desain LKS berupa warna, gambar, dan urutan menyajian telah sesuai, serta kegiatan pembelajaran dalam LKS telah sesuai dengam model inkuiri terbimbing sehingga dapat dinyatakan valid dan layak digunakan. Hasil uji persepsi siswa terhadap LKS yang dikembangkan diperoleh skor aktual persepsi siswa sebesar 76,85 yang menyatakan LKS memiliki kategori amat baik. Reliabilitas angket persepsi sebesar 0,85 dengan kategori sangat tinggi. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis inkuiri terbimbing pada materi rangkaian arus searah untuk kelas XII SMA valid dan layak digunakan. Untuk melihat keefektifan dari LKS yang telah dikembangkan, diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan uji coba penggunaan LKS di kelas.&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp;&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: LKS, Inkuiri terbimbing, Rangkaian arus searah</p> 2017-10-20T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement## https://online-journal.unja.ac.id/index.php/EDP/article/view/4043 UPAYA MENINGKATKAN MINAT DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA MATERI LISTRIK DINAMIS DI KELAS X SMAN 10 MUARO JAMBI 2017-10-26T09:58:39+07:00 Dewi Sasmita Pasaribu dewisasmitap@gmail.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan minat dan hasil belajar fisika siswa kelas X<sup>1</sup> SMAN 10 Muaro Jambi dengan menggunakan model pembelajaran <em>Talking Stick</em> pada materi listrik dinamis.Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas atau PTK.Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus.Tiap siklus terdiri dari perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi.Instrumen penelitian berupa angket minat belajar siswa,lembar observasi kegiatan guru dan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda.Analisis data yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dan kualitatif.Pada siklus I proses pembelajaran belum berjalan dengan baik, sehingga hasil belajar&nbsp; masih rendah yaitu 69,6 dan rata-rata angket yang diperoleh seluruh siswa adalah 45,33. Hal ini disebabkan karena guru belum mampu menciptakan sesuatu yang menarik diawal pembelajaran, masih terdapat siswa yang kurang memperhatikan pelajaran, serta siswa yang masih banyak bermain dan ngobrol saat guru menjelaskan pelajaran.Solusinya yaitu dengan memberikan apersepsi dan motivasi yang menarik diawal pembelajaran dan menggunakan bantuan power pointdalam menyampaikan materi untuk membuat siswa memperhatikan guru saat menjelaskan materi. Pada siklus II proses pembelajaran mengalami peningkatan dari siklus sebelumnya namun hasil belajar siswa belum mencapai KKM yang telah ditetapkan yaitu 77,06 dan angket minat belajar siswa sudah berada pada rata-rata skor dengan kriteria minat (59,85). Kendala yang masih ditemukan yaitu siswa masih melakukan aktivitas lain pada saat proses pembelajaran serta manejemen waktu yang masih kurang baik. Solusinya yaitu guru menegur beberapa siswa yang melakukan aktivitas lain dan menggunakan beberapa media seperti power point dan video pembelajaran untuk menghemat waktu saat menyampaikan materi pelajaran. Pada siklus III terlihat adanya peningkatan hasil belajar siswa yaitu 80,1dan angket minat belajar siswa yaitu 64 atau berada pada kategori minat.</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: Minat, Hasil Belajar, Model Pembelajaran <em>Talking Stick</em></p> 2017-10-20T00:00:00+07:00 ##submission.copyrightStatement##