Pengaruh Kadar Thiamine (Vitamin B1) terhadap Lebar Tudung Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dan Sumbangsihnya pada Materi Ciri dan Peran Jamur di Kelas X MA/SMA

  • Siti Jariah Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang
  • Munir Abdul Mungin Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang
  • Fitratul Aini Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Raden Fatah Palembang
Keywords: white oyster mushroom, Pleurotus ostreatus, growth, thiamine (vit. B1)

Abstract

Indonesia is one of the centers of biodiversity in particular areas of food, which one of them is from a species of white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus). To improve the effectiveness and efficiency of production time associated with fulfilling the request of the oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is high in the market, the utilization of thiamine (vitamin B1) need to be investigated. This study aims to determine the levels of thiamine (vitamin B1), which is best used in the growth of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus). As for the levels of thiamine (vitamin B1) used in this study use the unit ppm (parts per million), namely: B0 (control / without giving thiamine), B1 (thiamine with levels of 0.1 ppm), B2 (thiamine grading 0.2 ppm), B3 (thiamine with levels of 0.3 ppm). Parameters measured were the growth of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is wide hood (cm). This study used quantitative experiments and research design complete randomized design with four treatments and six times as many repetitions as well as research along with the observations made on 21 June to 11 July 2015 (in 20 days) in the House of White Oyster Mushroom Production Nurseries, Ogan Komering Ulu Timur (OKUT). Administration of thiamine (vitamin B1) performed 2 days and watering is done every day, morning and evening using a sprayer. Low temperatures and high humidity is maintained by using hygrothermometer. Conclusions from the study and based on data analysis (ANOVA / Analysis of Variance) and F test showed that administration of thiamine (vitamin B1) does not provide an effective influence on the growth of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus). Information thiamine (vitamin B1), which serves for the growth of oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) is expected to be beneficial to its development as a commercial commodity mushrooms.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Al-Qur’an dan Terjemahannya. 2009. Departemen Agama RI: Pustaka Al Fatih.
2. Amalia,R. Nurhidayati,T.Nurfadilah, S.2013. Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Vitamin terhadap Pertumbuhan dan
Perkembangan Biji Dendrobium laxiflorum J.J Smith secara In Vitro. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Jurnal Sains dan Seni Pomits Vol. 1 No. 1 (2013) 1-6
3. Buckman, H.D dan N.C Brady. 1982. Ilmu Tanah. Terjemahan Soegiman. Bharatara Karya Aksara: Jakarta.
4. Cahyana YA dan Muchrodji. 1999. Jamur Tiram. Penebar Swadaya: Jakarta.
5. Darnetty. 2006. Pengantar Mikologi. Andalas University Press: Padang.
6. Djarijah N, M dan Djarijah A, S. 2001. Budidaya Jamur Tiram, Pembibitan,Pemeliharaan, dan Pengendalian Hama
Penyakit.: Kanisius: Yogyakarta.
7. Dwidjoseputro. 1978. Pengantar Mikologi. Penerbit Alumni: Malang.
8. Gunawan, A.W. 1992. Budidaya Jamur.PAU Ilmu Hayat IPB: Bogor.
9. Hanafiah, K.A.2012. Rancangan PercobaanTeori dan Aplikasi Edisi Ketiga. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta
10. Islami. A, Purnomo A.S, dan Sukesi.2013. Pengaruh Komposisi Ampas Tebu dan Kayu Sengon Sebagai Media
Pertumbuhan Terhadap Nutrisi Jamur Tiram. Jurnal Seni dan Sains Pomits Vol.2, No1 (2013) 2337-3520. ITS:
Surabaya.
11. Kalsum, U. Fatimah, S dan Wasonowati, C. 2011. Efektivitas Pemberian Air Leri Terhadap Pertumbuhan dan Hasil
Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus).Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.
Jurnal agrovivor vol. 4 no. 2.ISSN 1979 5777.
12. Kursus Singkat Biologi Cendawan.1994. Biologi Cendawan. IPB:Bogor.
13. Mokosolang, CA. Prang JD. dan Mananohas ML. 2015. Analisis Heteroskedastisitas Pada Data Cross Section
dengan White Heteroscedasticity Test dan Weighted Least Squares. JdC, Vol. 4, No. 2, September 2015.
14. Mufarrihah, L. 2009. Pengaruh Penambahan Bekatul dan Ampas Tahu pada Media Terhadap Pertumbuhan dan
Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus). Malang: Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri (UIN) Malang. Skripsi.
15. Purnami, N.L.G.W. Yuswanti, H dan Astiningsih, AA. M. 2014.Pengaruh Jenis dan Frekuensi Penyemprotan Leri
Terhadap Pertumbuhan Bibit Anggrek Phalaeonopsis sp. Pasca Aklimatisasi.Program Studi Agroekoteknologi,
Fakultas Pertanian, Universitas Udayana .E-Jurnal Agroekoteknologi Tropika ISSN: 2301-6515 Vol. 3, No. 1,
Januari 2014.
16. Shihab, Q. M. 2002. Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan dan Keserasian Al-Qur’an. Lentera Hati: Jakarta.
17. Soenanto H. 1999. Jamur Tiram Budidaya dan Peluang Usaha.Aneka Ilmu: Semarang.
18. Steviani, S. 2011. Pengaruh Penambahan Molase Dalam Berbagai Media Pada Jamur Tiram Putih (Pleurotus
ostreatus).Surakarta: Jurusan Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta. Skripsi.
19. Sudjana, N. 1987.Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru Algensindo: Bandung.
20. Suhardiman P. 1995.Jamur Kayu.Penebar Swadaya: Jakarta.
21. Suhardjo dan Kusharto, C.M.1992.Prinsip- prinsip Ilmu Gizi.Kanisius: Yogyakarta.
22. Suharnowo. Lukas S. B. dan Isnawati.2012. Pertumbuhan Miselium dan Produksi Tubuh Buah Jamur
Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dengan Memanfaatkan Kulit Ari Biji Kedelai sebagai Campuran pada Media
Tanam. Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya.Lentera
Bio. Vol 1 No. 3 September 2012: 125 - 130
23. Sumardjo, D. 2009. Pengantar Kimia: Buku Panduan Kuliah Mahasiswa Kedokteran Dan Program Strata 1 Fakultas
Bioeksakta. EGC: Jakarta.
24. Suriawiria HU. 2006. Jamur Konsumsi dan Berkhasiat Obat. Papas Sinas Sinanti: Jakarta.
25. Sutrisno, T. 1989. Pemupukan dan Pengelolaan. Armico: Bandung
26. Widyati. 2005. Pengaruh Dosis Pemupukan Kompos Ampas Teh Terhadap Produksi Jerami Jagung Manis (Zea
mays sacharata). Semarang: Universitas Diponegoro. Jurnal Indon. Tropic.Anim. Agric. 30 (1).
How to Cite
Jariah, S., Mungin, M., & Aini, F. (1). Pengaruh Kadar Thiamine (Vitamin B1) terhadap Lebar Tudung Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) dan Sumbangsihnya pada Materi Ciri dan Peran Jamur di Kelas X MA/SMA. BIOSITE |BIOLOGI Sains Terapan, 2(2). Retrieved from https://online-journal.unja.ac.id/index.php/BST/article/view/3410
Section
Articles