Wisata Budaya Kawasan Cagar Budaya Nasional Muaro Jambi: Sejarah, Sosial Budaya, dan Kuliner Lokal
DOI:
https://doi.org/10.22437/jcs.v5i1.57610Kata Kunci:
KCBN Muaro Jambi, Wisata Budaya, Sejarah, KulinerAbstrak
Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Muaro Jambi adalah salah satu situs sejarah terbesar di Asia Tenggara. Penelitian ini melihat potensi wisata budaya di sana dari sisi sejarah, adat istiadat, permainan tradisional, kehidupan sosial budaya, dan kuliner lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara interpretatif. Temuan dari penelitian ini adalah Candi Muaro Jambi bukan hanya situs arkeologi, tetapi kawasan ini masih jadi ruang hidup masyarakat yang memegang nilai-nilai tradisional Melayu Jambi. Adat dan tradisi setempat masih berjalan. Permainan tradisional masih dimainkan anak-anak dan orang dewasa, kuliner khas masih disajikan di rumah-rumah dan acara adat. Hal-hal ini hidup bersama aktivitas pariwisata, bukan sebagai pajangan tambahan. Kondisi seperti ini menegaskan bahwa Candi Muaro Jambi punya bekal kuat untuk jadi destinasi wisata budaya edukatif sekaligus menjaga warisan yang masih dijalani masyarakatnya sehari-hari.
Referensi
Agustiningsih, S. H. K. N. (2017). Candi Muara Jambi sebagai sumber pembelajaran sejarah lokal Jambi dalam periodisasi Hindu–Budha. Istoria: Jurnal Ilmiah Pendidikan Sejarah Universitas Batanghari, 1(1). https://doi.org/10.33087/istoria.v1i1.1
Andhifani, W. R., Prihatmoko, H., Acri, A., Griffiths, A., Mechling, M., & Sattler, G. (2025). Maritime links between China, Sumatra, the Malay Peninsula, and Buddhist monasteries in India (c. 11th–12th centuries) in the light of two fragmentary inscribed strips of copper from Muara Jambi. Religions, 16(6). https://doi.org/10.3390/rel16060664
Andini, P., Zahara, Z., & Sinurat, J. Y. (2024). Menelusuri jejak sejarah kebudayaan Jambi di Jambi Seberang. Prabayaksa: Journal of History Education. https://doi.org/10.20527/pby.v4i2.12510
Angelica, R. A., Fahreza, M., Fikri, M., Prayuda, F. D., & Syamsiah, S. (2024). Eksplorasi sejarah dan arsitektur Candi Kembar Batu: Kajian arkeologi dan nilai budaya. AKSIOMA: Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi. https://doi.org/10.62335/18t3ss52
Asnia, P., Saha, S., & Wijesooriya, G. M. (2023). Cultural synergy: Participatory innovation in maintaining the sustainability of Muaro Jambi Temple. Journal of Social Knowledge Education (JSKE). https://doi.org/10.37251/jske.v4i4.913
Bui, H., Jones, T., Weaver, D., & Le, A. (2020). The adaptive resilience of living cultural heritage in a tourism destination. Journal of Sustainable Tourism, 28(7), 1022–1040. https://doi.org/10.1080/09669582.2020.1717503
Carter, N., Bryant-Lukosius, D., DiCenso, A., Blythe, J., & Neville, A. (2014). The use of triangulation in qualitative research. Oncology Nursing Forum, 41(5), 545–547. https://doi.org/10.1188/14.ONF.545-547
Chand, S. P. (2025). Methods of data collection in qualitative research: Interviews, focus groups, observations, and document analysis. Advances in Educational Research and Evaluation. https://doi.org/10.25082/aere.2025.01.001
Fajri, A. F. A., Bella, P. A., Tjung, L. J., & Pribadi, I. (2023). Pengelolaan sarana dan prasarana kawasan wisata Candi Muaro Jambi. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa). https://doi.org/10.24912/stupa.v5i2.24346
Firsty, O., & Suryasih, I. A. (2019). Strategi pengembangan Candi Muaro Jambi sebagai wisata religi. Jurnal Destinasi Pariwisata. https://doi.org/10.24843/jdepar.2019.v07.i01.p06
Fitriaty, F., Amin, S., Musnaini, M., Elliyana, D., & Saputra, M. H. (2024). Sustainable strategy toward community life satisfaction in heritage tourism. Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 18(2), 257–286. https://doi.org/10.47608/jki.v18i22024.257-286
Furidha, B. W. (2024). Comprehension of the descriptive qualitative research method: A critical assessment of the literature. Journal of Multidisciplinary Research. https://doi.org/10.56943/jmr.v2i4.443
Haselberger, M., & Krist, G. (2022). Applied conservation practice within a living heritage site. Studies in Conservation, 67(Suppl. 1), 96–104. https://doi.org/10.1080/00393630.2022.2076778
Huang, X., Fan, D., & Soo, C. (2025). A social influence view of the internationalization of cultural products. Journal of International Business Studies, 56, 990–1009. https://doi.org/10.1057/s41267-025-00797-9
Hullman, J., & Gelman, A. (2021). Designing for interactive exploratory data analysis requires theories of graphical inference. Harvard Data Science Review. https://doi.org/10.1162/99608f92.3ab8a587
Kholifah, E. R., & Sofwan, M. (2024). Comparison of data collection methods: Advantages and disadvantages. Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah. https://doi.org/10.34125/jkps.v9i4.628
Manguin, P. (2021). Srivijaya: Trade and connectivity in the pre-modern Malay world (pp. 87–100). https://doi.org/10.1484/J.JUA.5.123677
Marmoah, S., & Kasiono, K. (2017). Ipteks bagi masyarakat (IbM) klaster industri kecil makanan khas di Candi Muaro Jambi. 63–72. https://doi.org/10.33087/jiubj.v15i4.126
Maulidya, R., Alfarros, M. L., Irfandi, A., Gunawan, A., & Syamsiah, S. (2024). Analisis sejarah Candi Tinggi Jambi sebagai pusat kebudayaan dan agama. AKSIOMA: Jurnal Sains Ekonomi dan Edukasi. https://doi.org/10.62335/yagmj456
Moser, A., & Korstjens, I. (2017). Series: Practical guidance to qualitative research. Part 3: Sampling, data collection and analysis. European Journal of General Practice, 24(1), 9–18. https://doi.org/10.1080/13814788.2017.1375091
Nasution, M. M., Izar, J., Teniro, A., & As, A. B. (2026). Representation of cultural values and meanings in the Tunjuk Ajar Tegur Sapo tradition for newlyweds in the Muaro Jambi Malay community: An ethnolinguistics study. Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran. https://doi.org/10.58218/alinea.v6i1.2555
Nur, F. (2023). Pengaruh daya tarik kawasan wisata Candi Muaro Jambi terhadap pendapatan UMKM sekitarnya dengan minat kunjungan sebagai variabel intervening. Ekonomis: Journal of Economics and Business. https://doi.org/10.33087/ekonomis.v7i1.1023
Nunn, N. (2012). Culture and the historical process. Economic History of Developing Regions, 27(Suppl. 1), S108–S126. https://doi.org/10.1080/20780389.2012.664864
Nurdin, F., Hartati, H., & Putri, S. (2020). Baju kurung pakaian tradisional perempuan Melayu Jambi. 751–756. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i3.1055
Rahman, S. M., & Rahman, F. (2017). The dynamic of Malay Islamic law: The rise and practices of adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah in Jambi. Journal of Indonesian Islam, 11(2), 389–404. https://doi.org/10.15642/JIIS.2017.11.2.389-404
Rizqillah, A. A., & Murdowo, D. (2025). Strategi pengenalan Candi Muaro Jambi melalui ornamen arca candi pada kain tradisional. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan. https://doi.org/10.29408/jhm.v11i2.28639
Sadzali, A. M. (2021). Identifikasi arkeologi sarana dan prasarana Mahavihara Muarajambi sebagai pusat pendidikan di Asia Tenggara pada masa Melayu Kuno abad VII–XII. Jurnal Penelitian Arkeologi Papua dan Papua Barat. https://doi.org/10.24832/papua.v12i2.281
Sulani, P., Sulaiman, S., Jiwanda, J., & Setyawati, R. (2025). Buddhist engagement with the Muaro Jambi Temple Complex and its impact on religious identity and socio-economic development. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI). https://doi.org/10.22373/jsai.v6i1.6862
Syaputra, M., Sariyatun, S., & Ardianto, D. (2020). Pemanfaatan situs purbakala Candi Muaro Jambi sebagai objek pembelajaran sejarah lokal di era digital. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia. https://doi.org/10.17977/um0330v3i1p77-87
Trang, N. (2024). On culture and cultural values. International Journal of Social Science and Human Research. https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i06-104
Yasin, N. I., Indrayani, N., & Nurdin, F. (2022). Menelusuri sejarah kuliner Jambi sebagai inventarisasi aset dan promosi wisata kuliner di Provinsi Jambi. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya. https://doi.org/10.32884/ideas.v8i4.1046
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nabila Nabila, Agustina Agustina, Agusti Efi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Cerano Seni memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel Jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya sesuai dengan lisensi Creative Commons yang digunakan.















