Apresiasi Generasi Muda terhadap Tari Anggut sebagai Tari Tradisional dalam Upacara Adat Pernikahan dan Pergelaran Seni di Kelurahan Tengah Kota Jambi
DOI:
https://doi.org/10.22437/jcs.v3i01.35733Kata Kunci:
Apresiasi, Interaksi, Tari AnggutAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kelebihan generasi muda dalam berpikir ilmiah, kritis, dan semangat mudanya dalam mengapresiasi suatu objek karya seni. Sample penelitian yang dipilih sebanyak 80 orang yang diambil dari jumlah Kartu Keluarga sebanyak 318 Kartu Keluarga yang ada di Kelurahan Tengah Jambi Kota Seberang. Metode penelitian yang digunakan yaitu berbentuk penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar tingkat apresiasi generasi muda terhadap tari anggut sebagai tari tradisional dalam upacara adat pernikahan dan pergelaran seni di kelurahan tengah Jambi Kota Seberang dari aspek kognitif, emotif, dan evaluatif, mengetahui tingkat interaksi generasi muda dan seberapa besar tingkat frekuensi pertunjukan tari Anggut sebagai tari tradisional dalam upacara adat pernikahan dan pergelaran seni di Kelurahan Tengah, Jambi Kota Seberang.
Referensi
Al-Zarea, B. K. (2013). Satisfaction with Appearance and the Desired Treatment to Improve Aesthetics. International Journal of Dentistry, 2013, 1–7. https://doi.org/10.1155/2013/912368
Aminudin. (2002). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Sinar Baru Algesindo.
Arini, S. H. D., Oetopo, A., Setiawati, R., Khairudin, D., & Nadapdap, M. R. (2008). Seni Budaya untuk Sekolah Menengah Kejuruan (Jilid 2). Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.
Aveling, E.-L., Gillespie, A., & Cornish, F. (2015). A qualitative method for analysing multivoicedness. Qualitative Research, 15(6), 670–687. https://doi.org/10.1177/1468794114557991
Bahar, M. (2016). Menyiasati Musik Dalam Budaya. Kabarita.
Bahari, N. (2018). Kritik seni: Wacana, Apresiasi, dan Kreasi (Cetakan I). Pustaka Pelajar.
Carroll, N. (2016). Art Appreciation. Journal of Aesthetic Education, 50(4), 1–14. https://doi.org/10.5406/jaesteduc.50.4.0001
Agung, D. E. (2017). Kamus Bahasa Indonesia. Gramedia Widiasarana Indonesia.
Desliana, D., Ibrahim, D., & Adil, M. (2021). Pandangan Tokoh Masyarakat terhadap Pernikahan Dini pada Remaja Etnis Melayu di Kota Palembang. Intizar, 27(1), 17–31. https://doi.org/10.19109/intizar.v27i1.8435
Funk, W., Podmelle, F., Guiol, C., & Metelmann, H. R. (2012). Aesthetic satisfaction scoring – Introducing an aesthetic numeric analogue scale (ANA-scale). Journal of Cranio-Maxillofacial Surgery, 40(5), 439–442. https://doi.org/10.1016/j.jcms.2011.07.018
Gerring, J. (2017). Qualitative Methods. Annual Review of Political Science, 20(1), 15–36. https://doi.org/10.1146/annurev-polisci-092415-024158
Harriman, P. L. (1995). Kamus Psikologi. Restu Agung.
Hidayati, E. (2014). PENGEMBANGAN MODEL LINGKAR SASTRA DALAM PEMBELAJARAN APRESIASI CERITA PENDEK BERMUATAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SMP/ MTs. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka
Husen, W. R. (2017). PENGEMBANGAN APRESIASI SENI RUPA SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI PENDEKATAN KRITIK SENI PEDAGOGIK. NATURALISTIC : Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(1), 53–61. https://doi.org/10.35568/naturalistic.v2i1.100
Irianto, I. S. (2021). VISI DRAMATIK SOEKARNO DALAM DRAMA RAINBOW: POETRI KENTJANA BOELAN. Melayu Arts and Performance Journal, 4(2), 141. https://doi.org/10.26887/mapj.v4i2.2210
Irianto, I. S. (2023). Rekonstruksi Dramaturgi Soekarno dalam Drama Rainbow: Poetri Kentjana Boelan. Dance and Theatre Review, 6(1), 26–42. https://doi.org/10.24821/dtr.v6i1.9244
Irianto, I. S., Saaduddin, Susandro, & Medya Putra, N. (2020). Recombination of Minangkabau Traditional Arts in Alam Takambang Jadi Batu by Komunitas Seni Nan Tumpah. Jurnal Ekspresi Seni Jurnal Ilmu Pengetahuan Dan Karya Seni, 22(1).
Karmela, S. H., Yanto, F., & Aprilia, M. A. (2020). Lembaga Olah Seni Budaya Jambi Kota Seberang Mengenal Kompangan Dan Hadrah Sebagai Seni Tradisional Melayu Jambi 1995-2017. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 20(3), 926. https://doi.org/10.33087/jiubj.v20i3.1079
Kumala, O. Y., Ramadhanti, S., & Irianto, I. S. (2022). Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) pada Mata Kuliah Repertoar Musik I untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kepekaan Individu Mahasiswa dalam Pertunjukan Paduan Suara di Prodi Sendratasik FKIP-Universitas Jambi. Besaung : Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 7(2). https://doi.org/10.36982/jsdb.v7i2.2467
Lajnert, V., Kovacevic Pavicic, D., Pavlic, A., Pokrajac-Bulian, A., & Spalj, S. (2018). Smile Aesthetics Satisfaction Scale: development and validation of a new brief five-item measure of satisfaction with smile aesthetics in adults and the elderly. International Dental Journal, 68(3), 162–170. https://doi.org/10.1111/idj.12362
Leder, H., Gerger, G., Brieber, D., & Schwarz, N. (2014). What makes an art expert? Emotion and evaluation in art appreciation. Cognition and Emotion, 28(6), 1137–1147. https://doi.org/10.1080/02699931.2013.870132
Lindell, A. K., & Mueller, J. (2011). Can science account for taste? Psychological insights into art appreciation. Journal of Cognitive Psychology, 23(4), 453–475. https://doi.org/10.1080/20445911.2011.539556
Marzali, A. (2017). Agama dan Kebudayaan. Umbara, 1(1). https://doi.org/10.24198/umbara.v1i1.9604
Nurhasanah, L., Siburian, B. P., & Fitriana, J. A. (2021). PENGARUH GLOBALISASI TERHADAP MINAT GENERASI MUDA DALAM MELESTARIKAN KESENIAN TRADISIONAL INDONESIA. Jurnal Global Citizen : Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 31–39. https://doi.org/10.33061/jgz.v10i2.5616
Ramadhanti, S., & Kumala, O. Y. (2022). PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PERTUNJUKAN KOMPANG PADA PESTA PERNIKAHAN DI KELURAHAN BELIUNG KOTA JAMBI. Besaung : Jurnal Seni Desain Dan Budaya, 7(2). https://doi.org/10.36982/jsdb.v7i2.2470
Sarni. (2013). Analisis Tingkat Kepuasan Menonton Tayangan On The Spot Pada Mahasiswa di Asrama Pinrang Mamoa. Universitas Islam Negri Alauddin Makassar.
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
Schabmann, A., Gerger, G., Schmidt, B. M., Wögerer, E., Osipov, I., & Leder, H. (2016). Where Does It Come From? Developmental Aspects of Art Appreciation. International Journal of Behavioral Development, 40(4), 313–323. https://doi.org/10.1177/0165025415573642
Soeharjo, A. J. (2012). Pendidikan Seni, dari Konsep sampai Program. Bayumedia Pblishing.
Sudjana, N., & Ibrahim. (2012). Penelitian dan Penilaian Pendidikan (Cetakan 7). Sinar Baru Algensindo.
Wahyudi, W. (2022). ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING SAAT PANDEMI COVID-19 (DESKRIPTIF KUANTITATIF DI SMAN 1 BABADAN PONOROGO). KadikmA, 13(1), 68. https://doi.org/10.19184/kdma.v13i1.31327
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 RTS. Yulia Putri, Mahdi Bahar, Sri Ramadhanti

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Jurnal Cerano Seni memberikan akses terbuka terhadap siapapun agar informasi dan temuan pada artikel tersebut bermanfaat bagi semua orang. Semua konten artikel Jurnal ini dapat diakses dan diunduh secara gratis, tanpa dipungut biaya sesuai dengan lisensi Creative Commons yang digunakan.















