Eksistensi Tari Kabela pada Masyarakat Bolaang Mongondow

Authors

DOI:

https://doi.org/10.22437/jcs.v4i1.45130

Keywords:

Eksistensi, Tari Kabela, Bolaang Mongondow

Abstract

Tari Kabela merupakan tarian tradisional khas masyarakat Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara, yang mengandung nilai filosofis sebagai simbol penyambutan tamu dan persatuan. Tarian ini dapat di temukan di beberapa kegiatan masyarakat yang dilakukan secara rutin seperti pada acara pernikahan, peresmian, kunjungan pemerintah, ataupun kegaiatn seni daerah seperti Kabela fest. Kegiatan-kegiatan itu dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Sanggar, dan Komunitas-komunitas yang ada di daerah Bolaang Mongondow.  Hal ini dilakukan sebagai bentuk atau langkah yang dilakukan untuk menjaga kelestarian seni dan budaya daerah khususnya tari Kabela ini. Penelitian ini bertujuan mengkaji eksistensi Tari Kabela dalam konteks dinamika budaya masyarakat di era modern. Metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus digunakan untuk mengumpulkan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan pelaku seni, komunitas adat, dan dokumentasi sejarah. Hasil menunjukkan bahwa Tari Kabela masih dipertahankan sebagai identitas budaya lokal, meskipun menghadapi tantangan seperti minimnya minat generasi muda dan adaptasi terhadap kebutuhan komersial. Temuan utama menyebutkan bahwa revitalisasi peran dalam ritual adat (tumatandu ), integrasi dalam kurikulum seni sekolah, dan pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi augmented reality menjadi strategi efektif pelestarian. Simpulan penelitian menegaskan bahwa keberlanjutan Tari Kabela memerlukan kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas seni untuk menjaga relevansi tarian dalam transformasi budaya kontemporer.

References

Akbar, H., & Budi Santoso, E. (2020). Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Hipertensi Pada Masyarakat (Studi Kasus Di Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondow). Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 3(1), 12–19. https://doi.org/10.56338/mppki.v3i1.1013

Bukit, B., Sinulingga, S., Wiranata, V., & Daulay, I. K. (2022). TRANSFORMASI LEGENDA SI BERU DAYANG MENJADI NASKAH DRAMA. Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP), 4(1), 136–144. https://doi.org/10.34012/jbip.v4i1.2196

Ciptandi, F., & Arumsari, A. (2024). The Existence of Aesthetic Transformation in Traditional Batik Colors Based on the Review of Memetics Theory (Case Study: Traditional Batik in Tuban, East Java, Indonesia). Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 24(1), 177–191. https://doi.org/10.15294/harmonia.v24i1.43243

Damayanti, A., Delima, I. D., & Suseno, A. (2023). Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi dan Publikasi (Studi Deskriptif Kualitatif pada Akun Instagram @rumahkimkotatangerang). Jurnal PIKMA : Publikasi Ilmu Komunikasi Media Dan Cinema, 6(1), 173–190. https://doi.org/10.24076/pikma.v6i1.1308

Dewi, N. M. A. B. A. M., Sugamaii, I. W., & Gunawan, G. adhi. (2021). Eksistensi Seni Pertunjukan Tari Rejang Sari di Desa Sumerta Kecamatan Denpasar Timur. Jurnal Pendidikan Seni, 1(1), 140–155. https://doi.org/10.5281/zenodo.5748569

Djaja Bharuna S, A. A. G., & Anak Agung Ngurah Aritama. (2025). The Village Landscape of Ubud, Bali: Between Cultural Heritage, Tourism, and Sustainability. Mudra Jurnal Seni Budaya, 40(1), 68–80. https://doi.org/10.31091/mudra.v40i1.2867

Eliza, M., & Irianto, I. S. (2018). PROSES KREATIF KOMUNITAS SENI NAN TUMPAH. Gorga : Jurnal Seni Rupa, 7(2), 174. https://doi.org/10.24114/gr.v7i2.11055

Hadi, Y. S. (2017). Koreografi. Pusat Pembukaan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Ibrohim, I., Turahmat, T., & Wardani, O. P. (2018). PERBEDAAN ALUR ANTARA NASKAH DRAMA NENEK TERCINTA KARYA ARIFIN C. NOER DAN PERTUNJUKANNYA. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 6(1), 1. https://doi.org/10.30659/j.6.1.1-9

Ida Bagus Gede, S. P., & Luh Kompyang, S. W. (2025). Cultural Dynamics in The Evolution of Ibhea Obhea Dance in Doyo Lama Village, Papua: from Sacred Ritual to Secular Performance. Mudra Jurnal Seni Budaya, 40(1), 36–53. https://doi.org/10.31091/mudra.v40i1.3065

Ilham, K. (2023). PENCIPTAAN TARI RANAH BAKATUMUK SEBAGAI EKPRESI DARI KONFLIK BATAS TANAH ULAYAT. Jurnal Cerano Seni : Pengkajian Dan Penciptaan Seni Pertunjukan, 2(2), 48–52. https://doi.org/10.22437/jcs.v2i2.30065

Irianto, I. S. (2021). VISI DRAMATIK SOEKARNO DALAM DRAMA RAINBOW: POETRI KENTJANA BOELAN. Melayu Arts and Performance Journal, 4(2), 141. https://doi.org/10.26887/mapj.v4i2.2210

Ja’far, M. (2018). EKSISTENSI DAN INTEGRITAS BAWASLU DALAM PENANGANAN SENGKETA PEMILU. Madani Legal Review, 2(1), 59–70.

Jazuli, M. (1994). Telaah Teoritis Seni Tari. IKIP Semarang Press.

Moh Aswar K Hilipito, Brave A. Sugiarso, & Dringhuzen J. Mamahit. (2019). Tarian Adat Kabela Daerah Bolaang Mongondow Dalam Kartu Augmented Reality. Jurnal Teknik Informatika, 14(1), 35–42. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/informatika/article/view/23823%0Ahttps://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/informatika/article/download/23823/23513

Moshinsky, M. (2019). Bolaang Mongondow Cultural Center. Arsitektur Neo Vernakular. Nucl. Phys., 13(1), 104–116.

Piri, T. B., Avero Pramasheilla, D. A., Gustyawan, T., & Irianto, I. S. (2024). Semiotic Community Perspectives on Offerings in Traditional Jathilan Performances in Yogyakarta: A Semiotic Study. Creativity And Research Theatre Journal, 6(2), 19. https://doi.org/10.26887/cartj.v6i2.4941

Raden, A. Z. M., Rustopo, R., Haryono, T., & Pratama, D. (2023). Iconography: Sundanese Calligraphy as Artistic Expressions of Identity. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 23(1), 132–140. https://doi.org/10.15294/harmonia.v23i1.37716

Rochayati, R. (2019). Konsep Penari dan Desain Ruang Pada Tari Merenungku Adalah Gerak. Wahana Didaktika : Jurnal Ilmu Kependidikan, 17(1), 137. https://doi.org/10.31851/wahanadidaktika.v17i1.2421

Rochayati, R. (2020). TARI KIPAS CHANDANI: GERAK, RUANG, DAN WAKTU. GETER : Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 3(2), 12–25. https://doi.org/10.26740/geter.v3n2.p12-25

Safira, A. D., Sarifah, I., & Sekaringtyas, T. (2021). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS WEB ARTICULATE STORYLINE PADA PEMBELAJARAN IPA DI KELAS V SEKOLAH DASAR. Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(2), 237–253. https://doi.org/10.37478/jpm.v2i2.1109

Sakiah, N. A., & Effendi, K. N. S. (2021). Analisis Kebutuhan Multimedia Interaktif Berbasis PowerPoint Materi Aljabar Pada Pembelajaran Matematika SMP. JP3M (Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Pengajaran Matematika), 7(1), 39–48. https://doi.org/10.37058/jp3m.v7i1.2623

Sitharesmi, R. D., & Manay, H. (2023). Kabela as Local Content Enrichment for a Non Traditional Choreography at Gorontalo. In Proceedings of the Unima International Conference on Social Sciences and Humanities (UNICSSH 2022) (pp. 526–535). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-35-0_65

Sitharesmi, R. D., & Semiaji, T. (2023). Kabela for Enriching the Contemporary Concept of Choreography at Gorontalo. Research Review: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 113–122. https://doi.org/10.54923/researchreview.v2i1.36

Suhono, T., & Al Fatta, H. (2021). PENYUSUNAN DATA PRIMER SEBAGAI DASAR INTEROPERABILITAS SISTEM INFORMASI PADA PEMERINTAH DAERAH MENGGUNAKAN DIAGRAM RACI (Studi Kasus: Pemerintah Kabupaten Purworejo). JNANALOKA, 35–44. https://doi.org/10.36802/jnanaloka.2021.v2-no1-35-44

Suoth, A. J. (2013). Tari Kabela : Daerah Bolaang Mongondow Provinsi Sulawesi Utara. Kepel Press.

Swaradesy, R. G., & Rembulan, D. B. (2024a). The Existence of Woman Filmmakers in Film Ecosystem of Bandung. Mudra Jurnal Seni Budaya, 39(2), 203–210. https://doi.org/10.31091/mudra.v39i2.2289

Swaradesy, R. G., & Rembulan, D. B. (2024b). The Existence of Woman Filmmakers in Film Ecosystem of Bandung. Mudra Jurnal Seni Budaya, 39(2), 203–210. https://doi.org/10.31091/mudra.v39i2.2289

Wongsopatty, E. (2022). KAJIAN SEMIOTIK : MAKNA GERAK TARIAN CAKALELE BANDA NEIRA. PARADIGMA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Humaniora, 8(1), 38–52. https://doi.org/10.62176/paradigma.v8i1.113

Yuniarti Dwi Putri, Hardi Hardi, & Adriana Gusti. (2024). Kreativitas Masyarakat Jorong Sampu dalam Upaya Pelestarian Tari Indang Tagak Nagari Lubuk Gadang Utara Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan. Abstrak : Jurnal Kajian Ilmu Seni, Media Dan Desain, 1(5), 67–78. https://doi.org/10.62383/abstrak.v1i5.273

Downloads

Published

2025-07-31

How to Cite

Eksistensi Tari Kabela pada Masyarakat Bolaang Mongondow. (2025). Jurnal Cerano Seni : Pengkajian Dan Penciptaan Seni Pertunjukan, 4(1), 10-22. https://doi.org/10.22437/jcs.v4i1.45130