Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual melalui Konten Edukasi Seksual bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Belajar Kepong Malaysia

Penulis

  • Safiya Arqiya Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia
  • Irfan Dahnial Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.22437/gentala.v11i1.53433

Kata Kunci:

Keyword sexual violence, basic education, child sexual educationmigrant workers

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti efektivitas isi pendidikan seks di tingkat pendidikan dasar sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual terhadap anak-anak pekerja migran Indonesia (IMW). Penelitian ini dimotivasi oleh tingginya risiko kekerasan seksual yang dihadapi anak-anak IMW karena pengawasan orang tua yang terbatas, lingkungan keluarga yang tidak stabil, dan akses terbatas terhadap pendidikan seks dini, yang mengakibatkan rendahnya pemahaman tentang otonomi tubuh, sentuhan aman dan tidak aman, serta strategi perlindungan diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pretest-posttest yang didukung oleh data kualitatif dari wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 25 siswa sekolah dasar yang merupakan anak-anak pekerja migran Indonesia, dengan isi pendidikan seks interaktif sebagai objek penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner, tes, observasi, dan wawancara, dan dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas, statistik deskriptif, dan Uji Peringkat Bertanda Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa instrumen tersebut valid dan reliabel (Alpha Cronbach = 0,914) dan terdapat peningkatan yang signifikan pada pengetahuan anak setelah implementasi isi pendidikan seks. Oleh karena itu, konten pendidikan seks terbukti menjadi strategi pencegahan yang efektif dalam lingkungan pendidikan nonformal.

Referensi

Abdullah, A., Yuslem, N., & Hafsah, H. (2022). Perlindungan Hukum terhadap Anak Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Aceh Utara. Istinbath, 21(1), 27–56.

Alimuddin, A., Nasution, N., & Jiwantara, F. A. (2022). Rendahnya Perlindungan Hukum terhadap Korban Kekerasan Anak Penyebab Meningkatnya Kasus Kekerasan Seksual. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(7), 2186–2192.

Arif, R. N. A., Islamiyah, T., Lestari, H. S. A., & Rahmi, Y. O. (2025). The Effect Of Small Group Discussion Education Method On Knowledge Of Sexual Violence Prevention Among Adolescent. Jurnal Penelitian Keperawatan Kontemporer, 5(3).

Ascholani, C. (2020). Panduan fasilitasi pemberdayaan perempuan di desa. Jakarta: Kolaborasi Masyarakat Dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan (KOMPAK).

Azzahra, Q. M. (2020). Pendidikan Seksual Anak Usia Dini:" My Bodies Belong To Me". Early Childhood: Jurnal Pendidikan, 4(1), 77–86.

Dihan, C. M., Syafira, M., & Zaenuri, A. (2024). Edukasi Tentang Pemahaman Kekerasan Seksual Pada Anak–Anak di Desa Landbaw. Jurnal Pelayanan Masyarakat, 1(3), 95–103.

Irwan, I., & Djanggih, H. (2022). Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual Di Lingkungan Perguruan Tinggi. Journal of Lex Philosophy (JLP), 3(2), 260–277.

KemenPPPA. (2023). RI Darurat Kekerasan Seksual Anak, 9.588 Kasus Selama 2022. Online]. Tersedia Di: Https://Www. Cnnindonesia. Com/Nasional/20230127173509-20-905780/Kemenpppa-Ri-Darurat-Kekerasan-Seksual-Anak-9588-Kasus-Selama-2022/Amp.

KPAI, A. (2022). Siaran Pers: Catatan Pelanggaran Hak Anak Tahun 2021. Retrieved from Kpai. Go. Id: Https://Www. Kpai. Go. Id/Publikasi/Catatan-Pelanggaran-Hak-Anak-Tahun-2021-Dan-Proyeksi-Pengawasan-Penyelenggaraan-Perlindungan-Anak-Tahun-2022.

Lase, E. A., Saputro, B. H. S., Manuputty, E. J., Indonesianus, C. J., & Perwiratama, R. (2024). Pengenalan Pendidikan Seksual Berbasis Augmented Reality sebagai Upaya Pencegahan Pelecehan Seksual kepada Siswa SD Mutiara Persada Yogyakarta. GIAT: Teknologi Untuk Masyarakat, 3(1), 75–84.

Musa, M., Latif, S. A., Yanti, E., Elvina, E., Susanti, H., & Almahera, R. (2023). Penyuluhan hukum pencegahan kekerasan seksual pada lingkungan sekolah di MAN 1 Pekanbaru. I-Com: Indonesian Community Journal, 3(1), 368–376.

Rahmawati, C. P., & Hertati, D. (2023). Collaborative Governance dalam Penanganan Kekerasan Seksual Pada Anak di Kota Surabaya. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 9(1), 1–10.

Rahmi, D., & Rikayoni, R. (2023). Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Anak Usia Sekolah Melalui Video Pembelajaran Kujaga Diriku Tentang Bagian Tubuh Penting Yang Tidak Boleh Disentuh Oleh Orang Lain Di Sdit Cendekia Andalas. Jurnal Abdimas Saintika, 5(2), 99–106.

Salsabila, G. N., & Scarvanovi, B. W. (2024). Storytelling Boneka Dalam Meningkatkan Personal Safety Skills Anak Usia Dini Sebagai Pencegahan Kekerasan Seksual. JIP (Jurnal Intervensi Psikologi), 16(1), 87–102.

Satriawan, N., Andreswari, D., & Saleha, N. (2022). Pengembangan Media Interaktif Sexual Education For Children Berbasis Android Sebagai Bekal Perlindungan Diri Dari Sexual Abuse. Jurnal Rekursif, 10(2), 107–121.

Sipahutar, I. E. (2020). Edukasi dengan Media Komik terhadap Efikasi Diri Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Anak Usia Sekolah. Jurnal Gema Keperawatan, 13(2), 59–68.

Strecher, V. J., & Rosenstock, I. M. (2024). The health belief model. Cambridge Handbook of Psychology, Health and Medicine, 113, 117.

WHO. (2020). Laboratory testing for 2019 novel coronavirus (2019-nCoV) in suspected human cases: Interim guidance, 17 January 2020. World Health Organization.

Widiyanti, R., Wuryaningsih, T., & Lestari, S. (2023). Kampanye Media Berperspektif Gender dalam Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual pada Instagram Satgas PPKS. Jurnal Sosiologi Andalas, 9(2), 193–210.

Zahirah, U., Nurwati, N., & Krisnani, H. (2019). Dampak dan penanganan kekerasan seksual anak di keluarga. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 10.

Diterbitkan

2026-04-14

Cara Mengutip

Upaya Pencegahan Kekerasan Seksual melalui Konten Edukasi Seksual bagi Anak Pekerja Migran Indonesia di Sanggar Belajar Kepong Malaysia. (2026). Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 11(1), 178-190. https://doi.org/10.22437/gentala.v11i1.53433