IMPLEMENTASI INTERNATIONAL PRIMARY CURRICULUM UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER TANGGUNG JAWAB SOSIAL
Kata Kunci:
International Primary Curriculum;, Karakter Tanggung Jawab Sosial, ImplementasiAbstrak
In the implementation of the International Primary Curriculum, elementary schools provide collaborative spaces for students to contribute positively to others and the universe. The aim of this research is to examine the implementation of the International Primary Curriculum at SD Cahaya Bangsa Utama Yogyakarta. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results show that: 1) teachers foster social responsibility character based on the guidelines from the Unit of Work, which contains PjBL (Project-Based Learning) activities, 2) teachers design activities to develop social responsibility character by incorporating three elements (psychological safety, empathy, and public speaking), 3) the tendency of students to dominate poses a challenge in efforts to cultivate social responsibility.
Referensi
Admizal, A., & Fitri, E. (2018). Pendidikan nilai kepedulian sosial pada siswa kelas v di sekolah dasar. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 3(1), 163-180. https://doi.org/10.22437/gentala.v3i1.6778
Alfianti, C. D., Riputri, R., & Hadiyanti, A. H. D. (2024). Implementasi integrasi kurikulum ipc (international primary curriculum) dan merdeka di sd nasional plus Indonesia. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 220–231. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i1.5875
Astuti, L. D., & Nugrahanta, G. A. (2023). Memupuk karakter tanggung jawab sosial anak usia 10-12 tahun melalui permainan tradisional. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 83-96. https://doi.org/10.37329/cetta.v6i1.2148
Budianti, Y., Dahlan, Z., & Sipahutar, M. I. (2022). Kompetensi profesional guru pendidikan agama Islam. Jurnal Basicedu, 6(2), 2565-2571.
Dwi Astuti, L., & Nugrahanta, G. A. (2023). Memupuk karakter tanggung jawab sosial anak usia 10-12 tahun melalui permainan tradisional. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 6(1), 83–96. https://doi.org/10.37329/cetta.v6i1.2148
Jalinus, N., & Nabawi, R. A. (2018). Implementation of the pjbl model to enhance problem solving skill and skill competency of community college student. Jurnal Pendidikan Vokasi, 7(3), 304. https://doi.org/10.21831/jpv.v7i3.14286
Lickona, T. (1991). Education of character: How our school can teach respect and responsibility. New York: Bantam Books.
Mahendra, A. L., & Nugrahanta, G. A. (2020). Pengembangan buku panduan permainan tradisional untuk karakter tanggung jawab sosial anak usia 10-12 tahun. Konstruktivisme: Pendidikan dan Pembelajaran, 16 No.1(1), 1–16. https://doi.org/10.35457/konstruk.v16i1.3272
Mawardi, D. (2024). Mengenal 10 kurikulum pendidikan dunia dan Indonesia. Bogor: Sekolah Alam Cikeas.
Munadi, A., Badarudin, B., & Subhani, A. (2024). Strategi pembelajaran ips dalam menanamkan sikap sosial dan tanggung jawab sosial siswa di sekolah menengah pertama. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1509-1533. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.1251
Mungzilina, A. K., Kristin, F., & Anugraheni, I. (2018). Penerapan model pembelajaran problem-based learning untuk meningkatkan tanggung jawab dan hasil belajar siswa kelas 2 sd. Jurnal Kajian Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 2(2), 184-195.
Nugroho, K. A., Kristiyanto, A., & Doewes, M. (2018). Implementing sport education in international primary curriculum. Jurnal Keolahragaan, 6(2), 110–119.
Paramitha, R. A. (2017). Imyc-reflective journaling as a strategy to enhance students’conceptual and skills. In the 4th International Language and Language Teaching Conference, p.209.
Peterson, C., & Seligman, M. E. (2004). Character strengths and virtues; A handbook and classification. New York: Oxford University Press.
Prihartanti, F. W., Sari, I. A. P., & Ediyono, S. (2018). Penguatan pendidikan karakter di era disrupsi melalui metode storytelling menggunakan power point pada siswa primary 5 di sd focus independent school.
Putri, C. K., & Nugrahanta, G. A. (2024). Upaya ipc dalam menunjang keterampilan berpikir kritis bagi siswa kelas 2 sd. Metodik Didaktik, 20(1), 35–44. https://doi.org/10.17509/md.v20i1.58961
Rusandi, & Muhammad Rusli. (2021). Merancang penelitian kualitatif dasar/deskriptif dan studi kasus. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 2(1), 48–60. https://doi.org/10.55623/au.v2i1.18
Saputra, N. G., Rifai, M., & Marsingga, P. (2021). Flood disaster management strategy of karawang regency in karangligar village as a disaster resilient village. Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik, 8(1), 62–76.
Sari, M. K., & Nugrahanta, G. A. (2022). Peran permainan tradisional untuk pendidikan karakter tanggung jawab sosial anak usia 7-9 tahun. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(6), 7653–7665. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i6.4102
Sugiono, P. D. (2014). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan r&d. Bandung: Alfabeta.
Sumarah, I. E., Winarti, E., Aptik, L., & Amelia, D. M. A. (2015). Pengembangan Pembelajaran berbasis konteks untuk membangun karakter kebangsaan. Jurnal Penelitian, 19(1), 48–57. https://sdm.data.kemendikbud.co.id
Wardana, A., Priambodo, A., & Pramono, M. (2020). Pengaruh model pembelajaran jigsaw dan teams games tournament terhadap karakter kepedulian sosial dan kejujuran dalam pendidikan jasmani olahraga kesehatan. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 5(1), 12-24.https://doi.org/10.26740/jossae.v5n1.p12-24
Wati, A. R. Z., & Trihantoyo, S. (2020). Strategi pengelolaan kelas unggulan dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan, 5(1), 46. https://doi.org/10.26740/jdmp.v5n1.p46-57
Widiana, I. P. W., Mawan, I. G., & Putra, I. W. D. (2023). Penerapan model pembelajaran project-based learning berorientasi tri hita karana untuk meningkatkan kreativitas siswa pada pelajaran seni rupa kelas xi. PENSI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni, 3(1), 26-35. https://doi.org/10.59997/pensi.v3i1.2166
Yesi, Y., & Nugrahanta, G. A. (2024). Pengembangan buku pedoman permainan tradisional untuk menumbuhkan karakter tanggung jawab sosial anak usia 7-9 tahun. Elementary School: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ke-SD-an, 11(1), 112-125.
Yulianto, T., Siswanto, N. D., Indra, H., & Al-Kattani, A. H. (2023). Analisis manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru pada lembaga pendidikan. Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal, 6(3), 1349–1358. https://doi.org/10.47467/reslaj.v6i3.5136
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hayuka Nawang Pawestri, Cindy Gupita Sari, Eny Winarti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







