Transformasi Paradigma PKn Menuju Pengembangan Karakter yang Demokratis dan Partisipatif di Sekolah Dasar
DOI:
https://doi.org/10.22437/gentala.v9i1.32962Kata Kunci:
transformasi, paradigma, kewarganegaraanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi transformasi paradigma Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar, serta mengidentifikasi strategi dan inovasi yang diperlukan untuk menerapkannya secara efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di UPT SPF SDN 101990 Bangun Purba. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi paradigma PKn di sekolah dasar, dari paradigma lama yang menitik beratkan pada penguasaan ilmu kewarganegaraan menjadi paradigma baru yang menekankan pada pengembangan karakter warga negara yang demokratis dan partisipatif. Transformasi ini ditandai dengan penekanan pada pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah dan pengambilan keputusan secara demokratis, serta pengembangan karakter warga negara yang partisipatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perlu adanya perubahan dalam penerapan PKn di sekolah dasar, dari paradigma lama yang bersifat indoktrinatif ke paradigma baru yang menekankan pada pengembangan kompetensi kewarganegaraan. Implikasinya adalah perlunya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru kelas terhadap muatan pembelajaran PKn, penyesuaian kurikulum dan bahan ajar, serta dukungan sekolah, orang tua dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi pengembangan PKn. kompetensi.
Referensi
Branson, M. S. (2018). The role of civic education. Center for Civic Education.
Braun, V., & Clarke, V. (2018). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77-101.
Budimansyah, D. (2019). Penguatan pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa. Widya Aksara Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Sage Publications.
Dany, S. A., Putri, N. A., Karimah, N., & Marini, A. (2023). Pembelajaran Ppkn Untuk Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(8), 997-1008.
DeWalt, K. M., & DeWalt, B. R. (2016). Participant observation: A guide for fieldworkers (3rd ed.). Rowman & Littlefield.
Dewey, J. (2016). Democracy and education. Macmillan.
Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar.
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research and evaluation methods (4th ed.). Sage Publications.
Rubin, H. J., & Rubin, I. S. (2016). Qualitative interviewing: The art of hearing data (3rd ed.). Sage Publications.
Westheimer, J., & Kahne, J. (2018). What kind of citizen? The politics of educating for democracy. American Educational Research Journal, 41(2), 237-269.
Winatputra, U. S. (2018). Pendidikan Kewarganegaraan: Refleksi Historis-Epistemologis dan Rekonstruksi untuk Masa Depan. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Wulandari, Z. R., Azzahra, N., Wulandari, P., & Santoso, G. (2023). Memperkuat Jiwa Kewarganegaraan di Era Digital dengan Pendidikan Kewarganegaraan yang Komprehensif. Jurnal Pendidikan Transformatif, 2(2), 415-424.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Sage Publications.
Yunita, S., Hasugian, P. M., Simanullang, T. L., & Nababan, L. (2023). Tanggung Jawab Mahasiswa terhadap Kebersihan Lingkungan di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Journal on Education, 6(1), 6037-6043
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Khairul

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







