Penerapan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Dasar Negeri Meruya Selatan 06 Pagi
Pendahuluan, Metode Penelitian, Hasil Penelitian dan Pembahasan, Kesimpulan dan Implikasi, Referensi
DOI:
https://doi.org/10.22437/gentala.v6i2.13997Kata Kunci:
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Peserta Didik Berkebutuhan KhususAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan rencana pelaksanaan pembelajaran di salah satu sekolah inklusi, yaitu di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Meruya Selatan 06 Pagi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan informan penelitian yaitu guru pembimbing khusus yang mengajar di SDN Meruya Selatan 06 Pagi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui dua cara yaitu dengan melakukan wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru sudah menerapkan rencana pelaksanaan pembelajaran sesuai dengan struktur yang mengakomodasi perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi dalam pembelajaran di sekolah tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan rencana pelaksanaan pembelajaran yang sudah dibuat guru sebelum pembelajaran dilaksanakan, telah diterapkan dengan sangat baik dengan memperhatikan kebutuhan, kelebihan dan kekurangan peserta didik berkebutuhan khusus maupun yang pada umumnya.
Referensi
Estenberg, K. G. (2012). Metode Kualitatif dalam Lingkungan Sosial. Ar-Ruzz Media.
Kalida, M. (2016). Model Pembelajaran Kreatif Dalam Meningkatkan Minat Membaca Anak Di Luar Sekolah. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 12(1), 1–14. https://doi.org/10.14421/hisbah.2015.121-05
Kantavong, P. (2018). Understanding inclusive education practices in schools under local government jurisdiction: a study of Khon Kaen Municipality in Thailand. International Journal of Inclusive Education, 22(7), 767–786. https://doi.org/10.1080/13603116.2017.1412509
Kunandar. (2011). Guru Profesional (Implementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Sukses dalam Sertifikasi Guru. Raja Grafindo Persada.
Muhson, A. (2012). Meningkatkan Profesionalisme Guru: Sebuah Harapan. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, 1(2). https://doi.org/10.21831/jep.v1i2.665
Prastowo, A. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Ar-Ruzz Media.
Pratiwi, I. P. (2020). Manajemen Pelaksanaan Modifikasi RPP pada Sekolah Inklusi SDN Semangat Dalam 2 Banjarmasin. April. https://doi.org/10.31219/osf.io/etzm4
Primayana, K. H. (2019). Tantangan dan Peluang Dunia Pendidikan di Era 4.0. Prosiding Seminar Nasional Dharma Acarya, 1, 321–328. http://jurnal.stahnmpukuturan.ac.id/index.php/dharmaacarya
Sayekti, S. (2019). Peningkatan Kemampuan Menulis Tegak Bersambung dengan Menggunakan Pembelajaran Model Jigsaw melalui Buku Tulis Halus pada Peserta didik Kelas II SDN 02 Mojorejo Kota Madiun. Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 3(2), 91. https://doi.org/10.25273/linguista.v3i2.5730
SETIAWAN, A. (2016). Pelaksanaan Kurikulum Modifikasi Di Sekolah Inklusif(Studi Kasus Di Sd Negeri 4 Krebet, Jambon, Ponorogo). Inspirasi Manajemen Pendidikan, 4(2), 1–27.
Sugiono. (2013). Menjadi Guru Profesional, Strategi Meningkatkan Kualifikasi dan Kualitas Guru di Era Global. Esensi Erlangga Group.
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2021 Chintya Rahmawati, Asep Supena, Jaitul Hairun Nisa, Muhammad Yusuf Ferdiansyah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.







