STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN ALIRAN SUNGAI RESUN, KABUPATEN LINGGA, KEPULAUAN RIAU

Penulis

  • Alief Kurnianto Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Aji Purnama Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Fariz Dhamanda Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Fatmah Al Haddad Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Winny Retna Melani Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Andi Zulfikar Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Karla Amelia Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Tito Aria Nugraha Program Studi Budidaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Kepulauan Riau
  • Yunita Magrima Anzani Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Pertanian, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat
  • Tri Apriadi Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang

DOI:

https://doi.org/10.22437/biospecies.v19i2.48997

Kata Kunci:

Bioindikator; Biotic Index; Makrozoobentos; Sungai Resun

Abstrak

 Sungai Resun adalah sungai yang terletak di Kelurahan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Selain sebagai objek wisata, aliran Sungai Resun juga dimanfaatkan oleh sejumlah masyarakat untuk kegiatan antropogenik seperti mandi dan mencuci. Keberadaan makrozoobentos dapat menjadi acuan dalam menilai kualitas perairan sungai. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli hingga September 2023 dengan tujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos serta status kualitas air berdasarkan keberadaan makrozoobentos di aliran Sungai Resun, Kabupaten Lingga. Lokasi pengambilan sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan pada kondisi penggunaan lahan dan aktivitas antropogenik dengan 3 stasiun sampling. Analisis data yang digunakan berupa struktur komunitas makrozoobentos dan Family Biotic Index (FBI). Makrozoobentos yang ditemukan di Sungai Resun terdiri dari 5 famili. Dominasi Elmidae pada Stasiun 1 dan 2 menandakan kondisi perairan beroksigen tinggi dan relatif tidak terganggu. Sebaliknya, kelimpahan Chironomidae pada Stasiun 3 menggambarkan adanya tekanan antropogenik, sehingga komposisi makrozoobentos antar stasiun mengindikasikan perbedaan tingkat gangguan ekosistem Sungai Resun. Berdasarkan analisis FBI, kualitas perairan Sungai Resun berada dalam kategori amat sangat baik hingga baik, dengan rentang nilai 3,34 – 4,57 dan sedikit mengalami degradasi ekosistem perairan. Sungai Resun secara umum memiliki status ekologi yang baik. Namun, aktivitas antropogenik di sekitar Stasiun 3 perlu mendapat perhatian karena berpotensi menjadi sumber masuknya limbah organik ke dalam perairan.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-07

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN ALIRAN SUNGAI RESUN, KABUPATEN LINGGA, KEPULAUAN RIAU. (2026). Biospecies, 19(2), 18-28. https://doi.org/10.22437/biospecies.v19i2.48997