STRUKTUR KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS SEBAGAI BIOINDIKATOR KUALITAS PERAIRAN ALIRAN SUNGAI RESUN, KABUPATEN LINGGA, KEPULAUAN RIAU
DOI:
https://doi.org/10.22437/biospecies.v19i2.48997Kata Kunci:
Bioindikator; Biotic Index; Makrozoobentos; Sungai ResunAbstrak
Sungai Resun adalah sungai yang terletak di Kelurahan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Selain sebagai objek wisata, aliran Sungai Resun juga dimanfaatkan oleh sejumlah masyarakat untuk kegiatan antropogenik seperti mandi dan mencuci. Keberadaan makrozoobentos dapat menjadi acuan dalam menilai kualitas perairan sungai. Penelitian ini dilaksanakan bulan Juli hingga September 2023 dengan tujuan untuk mengetahui struktur komunitas makrozoobentos serta status kualitas air berdasarkan keberadaan makrozoobentos di aliran Sungai Resun, Kabupaten Lingga. Lokasi pengambilan sampel ditentukan menggunakan metode purposive sampling dengan pertimbangan pada kondisi penggunaan lahan dan aktivitas antropogenik dengan 3 stasiun sampling. Analisis data yang digunakan berupa struktur komunitas makrozoobentos dan Family Biotic Index (FBI). Makrozoobentos yang ditemukan di Sungai Resun terdiri dari 5 famili. Dominasi Elmidae pada Stasiun 1 dan 2 menandakan kondisi perairan beroksigen tinggi dan relatif tidak terganggu. Sebaliknya, kelimpahan Chironomidae pada Stasiun 3 menggambarkan adanya tekanan antropogenik, sehingga komposisi makrozoobentos antar stasiun mengindikasikan perbedaan tingkat gangguan ekosistem Sungai Resun. Berdasarkan analisis FBI, kualitas perairan Sungai Resun berada dalam kategori amat sangat baik hingga baik, dengan rentang nilai 3,34 – 4,57 dan sedikit mengalami degradasi ekosistem perairan. Sungai Resun secara umum memiliki status ekologi yang baik. Namun, aktivitas antropogenik di sekitar Stasiun 3 perlu mendapat perhatian karena berpotensi menjadi sumber masuknya limbah organik ke dalam perairan.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alief Kurnianto, Aji Purnama, Fariz Dhamanda, Fatmah Al Haddad, Winny Retna Melani, Andi Zulfikar, Karla Amelia, Tito Aria Nugraha, Yunita Magrima Anzani, Tri Apriadi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with acknowledgment of the work’s authorship and initial publication in this journal.
























