PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PELAKSANAAN HARGA DIRI RENDAH TERHADAP HARGA DIRI KLIEN SKIZOFRENIA

Authors

  • Sutinah Sutinah Program Studi Ilmu Keperawatan STIKES Harapan Ibu Jambi

Abstract

Harga diri rendah adalah perasaan tidak berharga, tidak berarti yang berkepanjangan akibat evaluasi negatif terhadap diri sendiri dan kemampuan diri. Harga diri rendah berhubungan dengan hubungan interpersonal yang buruk terutama menonjol pada klien skizofrenia. Klien yang mengalami harga diri rendah akan menunjukkan perilaku menarik diri dan menghindari interakasi dengan orang lain jika tidak di intervensi. Kemampuan klien melakukan hubungan interpersonal dapat ditingkatkan dengan pemberian intervensi salah satunya strategi pelaksanaan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penerapan strategi pelaksanaan harga diri rendah terhadap harga diri klien skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Provinsi Jambi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif quasi experimental, pre-test and post–test one group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh klien skizofrenia sebanyak 102 orang dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang adapun tehnik pengambilan sampel purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat, dari hasil uji statistik univariat diketahui sebanyak 100% mengalami harga diri rendah. Hasil uji statistik bivariat menunjukkan ada pengaruh penerapan strategi pelaksanaan harga diri rendah terhadap harga diri klien skizofrenia dengan p-value 0.01 (< 0.05). Penelitian ini menunjukkan bahwa klien sebaiknya melakukan strategi pelaksanaan pada saat mengalami harga diri rendah.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2018-12-26 — Updated on 2018-12-26

Versions

How to Cite

Sutinah, S. (2018). PENGARUH PENERAPAN STRATEGI PELAKSANAAN HARGA DIRI RENDAH TERHADAP HARGA DIRI KLIEN SKIZOFRENIA. JURNAL KEPERAWATAN UNIVERSITAS JAMBI, 3(2), 12-17. Retrieved from https://online-journal.unja.ac.id/JNJ/article/view/6475