HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF(CHF)

Authors

  • Zela Mitia Eka Wati Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi
  • Yosi Oktarina Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi
  • Dini Rudini Program Studi Keperawatan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Jambi

Abstract

Almost all patients realize that the cardiovascular system is a very important part. When the heart begins to break down and its manifestations deteriorate, health will be threatened. In patients with heart failure an increase in manifestations can cause fear so that patients will express their fears in various ways including anxiety. This excessive anxiety will have an impact on poor sleep quality. This study aims to determine the relationship between anxiety level and sleep quality in CHF patients in the heart clinic at Raden Mattaher Hospital Jambi. This research a quantitative study a cross sectional approach. The sampling technique  purposive sampling (n = 73). The statistical test used is the Spearman correlation test where this correlation is used to measure the relationship between two variables and find out the direction of the relationship. The instrument used in this study was  quesionare PSQI (r = 0.741) to assess sleep quality and quesionare GAD-7 (r = 0.83) to assess anxiety levels. The results of this study showed the majority of respondents had mild anxiety as many as 35 people (47.9%) and poor sleep quality as many as 47 people (64.4%). The results of the Spearman rank test analysis p value = 0.004 <0.05, then there is a relationship between the level of anxiety and the quality of sleep. There is a relationship between anxiety level and sleep quality in CHF patients. For further research, it is expected to be able to use the results of the study as basic data in carrying out further research

ABSTRAK

Hampir semua pasien menyadari jantung merupakan bagian yang sangat penting. Ketika jantung mulai rusak dan manifestasinya memburuk maka kesehatan akan terancam. Pada penderita CHF terjadinya peningkatan manifestasi dapat menimbulkan rasa takut sehingga para pasien akan mengekspresikan ketakutannya dengan berbagai cara diantaranya adalah kecemasan. Kecemasan yang berlebihan inilah yang akan berdampak pada kualitas tidur yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien CHF di poliklinik jantung RSUD Raden Mattaher Jambi Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel  menggunakan purposive sampling (n=73). Uji statistik yang digunakan adalah uji korelasi spearman dimana korelasi ini digunakan untuk mengukur hubungan antara  dua variabel dan mengetahui arah hubungannya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner PSQI (r=0,741) untuk menilai kualitas tidur dan kuesioner GAD-7 (r= 0,83) untuk menilai tingkat kecemasan. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden memiliki kecemasan ringan sebanyak 35 orang (47,9%) dan kualitas tidur yang buruk sebanyak 47 orang (64,4%).  Hasil analisis uji rank spearman p value = 0,004< 0,05 maka terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur. Terdapat hubungan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien CHF. Bagi penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan hasil penelitian sebagai data dasar dalam melaksanakan penelitian lebih lanjut

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-05-31

How to Cite

Eka Wati, Z. M., Oktarina, Y., & Rudini, D. (2020). HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN GAGAL JANTUNG KONGESTIF(CHF). Jurnal Ilmiah Ners Indonesia, 1(1), 46-57. Retrieved from https://online-journal.unja.ac.id/JINI/article/view/9231