Pengaruh Penambahan Ekstrak Etanol Seledri (Apium graveolens L.) terhadap Aktivitas Antioksidan pada Sediaan Lotion Ekstrak Kubis Ungu (Brassica oleracea L.)
Kata Kunci:
Apium graveolens L., Brassica oleracea L., lotion, AntioksidanAbstrak
Kubis ungu (Brassica oleracea L.) dikenal memiliki aktivitas antioksidan tinggi karena kandungan antosianinnya, yaitu senyawa flavonoid yang mampu menetralkan radikal bebas. Namun, antosianin bersifat tidak stabil dan mudah terdegradasi oleh faktor pH, cahaya, suhu, oksigen, dan enzim. Di sisi lain, seledri (Apium graveolens L.) mengandung apigenin, flavonoid kuat yang efektif mengatasi stres oksidatif. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sediaan losion kombinasi ekstrak kubis ungu dan seledri, serta menentukan formula terbaik berdasarkan sifat fisik dan aktivitas antioksidannya. Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, homogenitas, pH, daya lekat, daya sebar, dan aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Empat formula dikembangkan: formula 1 (0,5% ekstrak kubis ungu), formula 2 (0,5% kubis ungu + 0,6% seledri), formula 3 (0,5% kubis ungu + 1,2% seledri), dan formula 4 (0,5% kubis ungu + 2% seledri). Formula 2 menunjukkan karakteristik fisik terbaik dan aktivitas antioksidan kuat, dengan nilai IC50 sebesar 98 ppm.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 M.Rifqi Efendi, Sadiah Wati, Diah Riski Gusti

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
