ANTIDIABETIC ACTIVITY OF CORN (Zea mays L.) SILK INFUSION In MICE USING GLUCOSE TOLERANCE
DOI:
https://doi.org/10.22437/ijps.v3i2.16186Kata Kunci:
infusa, rambut jagung, diabetes, glukosa.Abstrak
Diabetes melitus adalah penyakit metabolik menahun dan dikenal sebagai pembunuh manusia secara diam-diam atau “Silent Killerâ€. Obat bahan alam di era modern banyak digunakan sebagai alternatif dalam pencegahan dan pengobatan diabetes melitus. Salah satu tanaman yang berkhasiat obat yang dikenal masyarakat dan digunakan sebagai obat tradisional adalah rambut jagung (Zea mays L.). Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh infusa rambut jagung (Zea mays L.) terhadap kadar glukosa darah mencit putih (Mus musculus L.) jantan menggunakan metode Test Toleransi Glukosa Oral (TTGO). Hewan percobaan dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol negatif hanya diberikan Na CMC 1%, kelompok positif diberi glibenklamid dengan dosis 0,65mg/KgBB, kelompok perlakuan diberi sediaan infusa rambut jagung dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40%. Hasil penelitian menunjukan infusa rambut jagung (Zea mays L.) konsentrasi 10%, 20% dan 40% berbeda signifikan dengan kelompok kontrol negatif ditandai dengan p<0,05 sehingga dapat menurunkan glukosa darah pada mencit putih (Mus musculus L.) jantan yang diinduksi glukosa secara oral.
Kata kunci: infusa, jagung, diabetes, glukosa.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Novia Sinata, Emelina

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
