PENINGKATAN KETERSEDIAAN P ULTISOL DENGAN PEMBERIAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULAR

  • Saftia Laila Rajmi Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Margaretha Margaretha
  • Refliati Refliati

Abstract

Ultisol merupakan lahan kering masam yang memiliki tingkat kesuburan dan produktivitas yang rendah salah satunya adalah ketersedian P. Kandungan P Ultisol sebagian besar di fiksasi oleh Al3+ sehingga P menjadi tidak tersedia. Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) dapat dijadikan sebagai alternatif dalam meningkatkan kandungan P-tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan P-tersedia pada Ultisol dengan pemberian FMA. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan dan 4 kelompok yaitu M0 = tanpa pemberian FMA + pupuk P rekomendasi, M1 = 10 g FMA tanaman-1 + 80% pupuk P rekomendasi, M2 = 20 g FMA tanaman-1 + 60% pupuk P rekomendasi, M3 = 30 g FMA tanaman-1 + 40% pupuk P rekomendasi, M4 = 40 g FMA tanaman-1 + 20% pupuk P rekomendasi dan M5 = 50 g FMA tanaman-1 + tanpa pupuk P. Pupuk dasar yang digunakan adalah Urea 75 kg ha-1 (diberikan 1⁄2 dari rekomendasi), SP36 100 kg ha-1 (diberikan sesuai dengan perlakuan) dan KCl 100 kg ha-1. Pengamatan yang dilakukan yaitu pengamatan sifat kimia tanah awal dan akhir penelitian.. Data dianalisis dengan sidik ragam dan kemudian di uji lanjut untuk mengetahui perbedaan antar perlakuan dengan dilakukan Duncan Multiple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian diperoleh bahwa pemberian FMA mampu meningkatkan ketersediaan P Ultisol sebesar 38,57% apabila dibandingkan dengan tanpa pemberian FMA.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-02-11