Pengendalian Penyakit Hawar Daun Bakteri pada Padi Sawah Menggunakan Fungi Mikoriza

  • Seri Yanti Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Banda Aceh
  • Marlina Marlina
  • Fikrinda Fikrinda

Abstract

Penyakit hawar daun bakteri yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv oryzae (Xoo) merupakan salah satu penyakit utama yang membatasi produksi padi sawah. Penyakit ini menginfeksi padi sejak fase vegetatif hingga fase generatif dan dapat menurunkan hasil padi sawah 30-40%. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan, Laboratorium Penyakit Tanaman, dan Laboratorium Biologi Tanah Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh fungi mikoriza (FMA) dalam mengendalikan penyakithawar daun bakteri pada tanaman padi sawah. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dalam pola faktorial. Faktor pertama adalahFMA, terdiri atas empat taraf dosis, yakni 0 g , 10 g , 15 g, dan 20 g tanaman-1. Sedangkan faktor ke dua adalah Varietas padi sawah yang terdiri dari Ciheurang ,Inpari 10, dan Inpari 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mikoriza dapat memperlambat masa inkubasi penyakit hawar daun bakteri pada padi sawah, menekan perkembangan lesio, dan intensitas penyakit hawar daun bakteri. Secara umum ketahanan varietas padi sawah Ciheurang, Impari 10, dan Impari 13 terhadap penyakit bakteri hawar daun relatif sama. Akan tetapi dari ketiga varietas ini, varietas Impari 10 ketahanannya relatif lebih rendah.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-02-11