PENGARUH FORMULA PEMBENAH TANAH ORGANIK GRANUL TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN PADA LAHAN KERING MASAM

  • Igm Subiksa Balai Penelitian Tanah

Abstract

Lahan kering masam perlu dikelola secara intensif untuk mengatasi kendala inheren sifat fisik dan kimia tanahnya. Penelitian pengaruh formula pembenah tanah organik granul terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman pada tanah kering masam telah dilakukan di rumah kaca Balai Penelitian Tanah. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas formula pembenah tanah organik granul yang telah diperkaya senyawa humat sebagai pengganti kapur untuk memperbaiki sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman. Penelitian dilakukan dengan percobaan pot menggunakan rancangan acak kelompok dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuannya adalah 3 jenis pembenah tanah yaitu kapur, formula pukan ayam plus dan formula pukan sapi plus, masing-masing dengan 3 level dosis. Tanaman kacang hijau digunakan sebagai indikator yang ditanam dalam pot masing-masing dengan 3 tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembenah tanah kapur pertanian dengan cepat meningkatkan pH tanah dan menurunkan Al- dd. Sedangkan formula pembenah tanah pukan ayam plus lebih unggul dalam peningkatan karbon organik tanah. Pembanah organik pukan ayam plus juga dapat meningkatkan pH tanah dan menurunkan kadar Al-dd, namun intensitasnya lebih rendah dari kapur. Formula pembenah tanah pukan sapi plus, kurang berpengaruh terhadap peningkatan pH dan menetralisir Al-dd. Pembenah tanah pukan ayam plus dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau. Produksi biomas kacang hijau meningkat 60% dan produksi biji meningkat 56% dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Pertumbuhan dan produksi kacang hijau dari perlakuan pukan ayam plus lebih baik dibandingkan dengan perlakuan kapur. Dapat disimpulkan bahwa pembenah tanah pukan ayam plus dan pukan sapi plus dapat dipakai sebagai pembenah tanah pengganti kapur pada lahan kering masam.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-02-11