Pertumbuhan Dan Hasil Biji Okra (Abelmoschus esculentus L.) dengan Pemberian Pupuk Nitrogen dan Kalium pada Tanah Ultisol

Authors

  • Irianto Irianto Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi
  • Budiyati Ichwan Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi
  • Sosiawan Nusifera Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi
  • An'gun Dhuha Dive Putra Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi

Abstract

Okra (Abelmoschus esculentus L.) termasuk jenis sayuran yang memiliki nilai gizi dan ekonomi tinggi, sehingga sangat potensial dikembangkan di Indonesia. Mengingat masih terbatasnya ketersediaan benih okra maka perlu adanya upaya peningkatan produksi biji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemupukan nitrogen dan kalium terhadap pertumbuhan dan hasil biji okra, serta mendapatkan dosis yang memberikan pertumbuhan dan hasil biji okra tertinggi. Percobaan disusun dalam RAK dengan pola faktorial. Faktor I adalah dosis pupuk Urea (N 46%): 0 kg ha (0 gram per tanaman), 150 kg ha-1 (15,0 gram per tanaman). Faktor II adalah dosis pupuk KCl (K2O 60%): 0 kg ha (7,5 gram per tanaman), 300 kg ha-1 (2,5 gram per tanaman), 100 kg ha -1 (0 gram per tanaman), 50 kg ha-1 (10,0 gram per tanaman). Setiap perlakuan terdiri dari 6 tanaman dengan 2 tanaman sebagai sampel, dan masing-masing perlakuan diulang 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan dan hasil biji okra tidak dipengaruhi oleh interaksi pemberian pupuk nitrogen dan kalium, namun masing-masing faktor tunggalnya berpengaruh terhadap beberapa variabel pertumbuhan dan hasil biji okra. Dosis pupuk nitrogen 15 g per tanaman memberikan jumlah daun, jumlah buah per tanaman, bobot biji per tanaman, dan jumlah biji kecil tertinggi, serta mempercepat umur tanaman berbunga. Dosis pupuk kalium 7,5 g per tanaman memberikan tinggi tanaman dan diamater batang tertinggi, sedangkan dosis pupuk kalium 10 g per tanaman memberikan bobot biji per tanaman dan jumlah biji besar per tanaman tertinggi, serta mempercepat umur berbunga tanaman.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-01-31