Intensitas Budidaya Tanaman Terhadap Komunitas dan Fungsi Ekologi Arthropoda

Authors

  • Fransiska Lilis Maita Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi
  • Fuad Nurdianysah Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi
  • Dwi Ristyadi Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Universitas Jambi

Abstract

Salah satu kendala utama yang dihadapi petani dalam budidaya tanaman hortikultura adalah serangga herbivora. Tingginya ketergantungan petani terhadap penggunaan pestisida sintetik dalam mengendalikan serangga herbivora dan gulma menyebabkan terganggunya keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan mengkaji dan menganalisa pengaruh intensitas penggunaan pestisida sintetik dan keragaman vegetasi di lahan pertanian terhadap struktur komunitas dan fungsi ekologi Arthropoda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu melakukan survei lapangan di lokasi lahan pertanian (konvensional dan pertanian ramah lingkungan) dan habitat alami (semak belukar dan hutan sekunder). Penelitian ini menggunakan beberapa jenis perangkap Arthropoda yaitu perangkap yellow pan dan pitfall serta tanaman sampel (sawi) untuk melihat intensitas kerusakan daun pada setiap habitat dan dilanjutkan dengan identifikasi Arthropoda beserta fungsi ekologinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya intensitas budidaya tanaman lahan konvensional, maka terdapat kecendrungan kerusakan hama semakin tinggi, tidak stabil antara populasi hama dan musuh alami, sebaliknya semakin rendah intensitas budidaya seperti pada habitat ramah lingkungan dan habitat alami dan jenis dan jumlah arthropoda melimpah sedangkan kerusakan hama rendah.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-01-31