Studi Sifat Biologi, Fisika dan Kimia Tanah pada Pertanaman Kulit Manis Dataran Tinggi

Authors

  • Weni Wilia Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Yulia Morsa Said Rambe Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Jambi
  • Agus Kurniawan Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian, Universitas Jambi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sifat fisika, biologi dan kimia tanah serta stok karbon organic pada pertanaman kulit manis dataran tinggi. Hal ini diperlukan untuk melihat potensi simpan stok karbon pada tanah dan faktor-faktor yang mempengaruhinya dalam hal ini dikaitkan dengan mikroba rizosfer yang berada di sekitar tanaman khususnya cendawan tanah. Eksplorasi mikroba rizosfer yang berada pada sekitar tanaman kayu manis yang berpotensi untuk dikembangakan. Didapatkan cendawan rizosfer yang berpotensi sebagai agens biologi sehingga bisa dimanfaatkan untuk pertanian ramah lingkungan. Hasil isolasi mikroba rizosfer pada tanah sampel, didapatkan cendawan Aspergillus spp., Rhizopus spp., Trichoderma sp., Penicillium sp. Nilai C organic lokasi penelitian tergolong tinggi sampai sangat tinggi berkisar berkisar dari 3,47 % hingga 10,27, sedangkan N total berkisar antara 0,314 hingga 0,882%. yang tergolong sedang-tinggi. Nilai C:N rasio berkisar antara 7,99 hingga 13,27, dimana nilai ini tergolong rendah hingga tinggi. Kadar P pada lokasi penelitian berkisar antara 13,01 hingga 169,11 ppm yang tergolong sangat rendah hingga sangat tinggi. Sedangkan kadar K berkisar dari rendah hingga sangat tinggi, yakni berkisar dari 8,45 me/100g hingga 59,55 me/100g. Nilai kapasitas tukar kation (KTK) tanah-tanah dari wilayah pengamatan secara umum tergolong rendah, berkisar dari 25,49 me/100g hingga 47,50 me/100g dan pH tanah umumnya tergolong agak masam berkisar dari 5,87 hingga 6,39. Bobot isi (BV) tanah dilokasi penelitian berkisar dari 0,43 g/cc hingga 1,01 g/cc yang sesuai dengan kondisi tanah Andosol di lokasi penelitian. Pola hubungan antara nilai C organic terhadap pH (X1), N total (X2), P total (X3), K total (X4), KTK (X5), C/N rasio (X6), dan BV (X7) mempunyai model hubungan sebagai berikut : Y = -12,99 + 0,99 X1+ 11,01 X2 - 0,004 X3 + 0,005 X4 – 0,004 X5 + 0,695 X6 – 0,03 X7 dengan R2= 0,99. N total merupakan variabel terpenting terkait keberadaan C organic di dalam tanah. Cadangan karbon bawah permukaan pada areal kayu manis dilokasi penelitian berkisar dari 4471,522 Mg C ha-1 hingga 31059,67 Mg C ha-1.
.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-01-31